KAJIAN GEOMETRI DAN PENGUKURAN SEKOLAH DASAR
Pencerminan



Pencerminan
Perhatikan sewaktu Anda bercermin, maka akan muncul gambar lain yang
disebut dengan bayangan. Apa yang Anda ketahui mengenai bayangan Anda?
Apakah bayangan tersebut memiliki bentuk yang sama dengan Anda? Jika
Anda menjauh, bayangan juga ikut menjauh? Bagaimana bayangannya jika
Anda mendekat? Bagaimana jika Anda mengangkat tangan kanan? Ternyata
tangan kanan Anda akan menjadi tangan kiri dalam bayangan. Gambar di
bawah ini menunjukkan orang yang sedang bercermin.
Keadaan tersebut merupakan gambaran tentang peristiwa pencerminan atau
refleksi. Untuk melakukan suatu refleksi atau pencerminan diperlukan
cermin. Cermin merupakan garis atau sumbu yang menunjukkan jarak kita
ke cermin sama dengan jarak bayangan ke cermin. Karena itu cermin
merupakan sumbu sedemikian rupa yang menunjukkan jarak orang ke
cermin sama dengan jarak bayangan kecermin. Hal seperti itu dikatakan
bahwa orang dan bayangannya adalah simetris.
Amatilah pada gambar di bawah ini dimana segitiga ABC dicerminkan
terhadap garis k, bayangannya adalah segitiga A'B'C'.
Jika Anda memperhatikan dengan cermat, maka akan nampak bahwa:
a. ∆ABC kongruen (bentuk dan ukurannya sama) dengan ∆A’B’C’
b. Jarak titik A ke cermin sama dengan jarak titik A’ ke cermin
c. Jarak titik B ke cermin sama dengan jarak titik B’ ke cermin
d. Jarak titik C ke cermin sama dengan jarak titik C’ ke cermin
e. Garis penghubung suatu titik dengan bayangannya (misal AA’) tegak
lurus cermin
Berdasarkan pengamatan tersebut, maka Anda akan mengetahui sifat-sifat
pencerminan, yaitu:
a. posisi gambar bayangan sama dengan posisi benda asal.
b. jarak gambar bayangan dari cermin sama jauh dengan jarak benda asal
dengan cermin.
c. ukuran bayangan sama besar dengan ukuran benda asal, hanya
gambarnya berlawanan.
d. letak gambar bayangan dan benda asal tegak lurus dengan cermin.
e. dalam melakukan proses pencerminan, ada titik-titik yang tetap (tidak
berubah letaknya) disebut titik invarian, yaitu titik-titik yang terletak
pada garis cermin.
f. garis cermin ini disebut garis simetri atau dikenal dengan sumbu simetri.
Benda yang mempunyai sumbu simetri dikatakan benda yang simetris yaitu
sifat bangun atau benda yang memiliki garis (garis simetri) yang membelah
bangun menjadi dua bagian kongruen (sama dan sebangun). Contoh: kupu-
kupu, kelelawar, persegi, dan sebagainya.
2. Simetri
Lihat kupu-kupu yang indah, bagian kiri kupu-kupu sama dengan bagian
kanan. Jika kupu-kupu merapatkan sayapnya, kedua sayap tersebut tepat
berhimpit satu sama lain. Kita sebut kupu-kupu memiliki bentuk simetris.
Selanjutnya lipatlah sebuah persegi tepat di tengah seperti
pada gambar di samping. Nampak bahwa, kedua bagian
persegi tepat berhimpit satu sama lain. Garis putus-putus ini
disebut garis simetri atau sumbu simetri. Jadi simetri adalah
bagian kiri sama dengan bagian kanan. Jika kedua bagian
dirapatkan, maka keduanya akan tepat berhimpit satu sama lain.
Di alam banyak sekali benda-benda yang simetris seperti: serangga, laba-
laba, kelelawar, bunga, daun, dan lain-lain. Cobalah sebutkan benda-benda
yang simetris lainnya. Selain itu, pada huruf kapital pun ada simetri.
Perhatikan huruf berikut.
1. A
2. H
3. I
4. M
5. E
Sebutkanlah huruf kapital lain yang simetris.
garis simetri
Gb 1.4 Huruf kapital yang simetris
3. Simetri Lipat
Perhatikanlah model persegipanjang di bawah ini.
Persegipanjang dapat
dibuat dari kertas
atau dari bahan
lain yang mudah
dilipat. Apabila
persegipanjang tersebut dilipat sepanjang garis
s, bagian kiri
tepat berimpit
dengan bagian kanan,
maka dikatakan bahwa
persegipanjang
memiliki simetri
lipat. Jadi Simetri
lipat adalah suatu
bangun datar yang
apabila dilipat
bagian kiri tepat
berimpit dengan bagian
kanan. Garis s
disebut sumbu
simetri lipat atau sumbu simetri.
Kata-kata lain untuk simetri
lipat ialah
simetri garis, sumbu simetri, simetri cermin.







0 komentar:
Posting Komentar